Kamis, 12 Desember 2013

Artikel

IbM INDUSTRI KERAJINAN SARUNG TENUN DONGGALA
DI KECAMATAN BANAWA TENGAH

Oleh : Christoporus

Ringkasan

Tujuan umum dari kegiatan IbM adalah : a) Sistem pengelolaan manajemen usaha yang terpadu meliputi manajemen persediaan, manajemen keuangan, manajemen sumberdaya manusia dan manajemen pemasaran secara efektif dan efisien, b).  Terbentuknya mananejem pengeloaan UKM dalam rangka mendukung upaya pengembangan UKM dalam meraih peluang pasar, c).  Terbangunnya manajemen pengeloaan UKM dengan sistem produksi yang berkesinambungan.
Pelaksanaan kegiatan Ibm ini di Industri Kerajinan sarung Tenun Donggala Di Kecamatan Banawa Tengah merupakan salah satu kerajinan sarung tenun Donggala yang masih tetap eksis dengan hasil produk berupa sarung dan  selendang dengan kapasiats produksi  rata-rata 3 buah/bulan tergantung dari permintaan atau pesanan yang diterima 
Untuk mencapai hal tersubut diatas, dilakukan penyuluhan atau penyadaran dimana yang menjadi target adalah para penenun baik itu ketua kelompok maupun anggota kelompok.  Penyampaian penyadaran ini dilakukan dengan metode ceramah digunakan untuk memberikan pemahaman yang lengkap kepada para peserta pelatihan melalui kerangka materi secara lengkap, jelas, mudah dipahami dan aplikatif . Metode diskusi dipilih untuk memberikan kesempatan kepada para peserta membahas, mempertanyakan, mengarisbawahi, memberi masukan yang pada materi yang diberikan.  Kegiatan ini melibatkan anggota tim serta pemateri dan peserta pelatihan yang terutama penenun yang terlibat langsung dalam aktifitas industri kerajinan sarung Tenun Donggala. 
Hasil kegiatan berupa: a) Pengembangan UKM industri kerajianan sarung tenun Donggala dalam meraih peluang pasar dilakukan melalui penataan sistem pengelolaan manajemen usaha berskala kecil (home industri) yang diharapkan ke depan akan berorientasi pasar (agroindustri) melalui penataan manajemen industri yang baik, akuntabel, yang mencakup manajemen persediaan bahan baku, manajemen keuangan, manajemen sumberdaya manusia, produksi serta manajemen pemasaran, sehingga menjadikan industri ini mampu meningkatkan perannya di pasar lokal atau bahkan nasional dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk untuk melalui perbaikan produk, jasa dan manusia sehingga dapat meningkatkan pendapatan penenun dan daapat meningkatkan pendapatan asli daerah, b) membangun kerjasama antara penenun dan menjalin kerjasama  yang menguntungkan kedua belah pihak sehingga produk sarung Donggala menjadi produk andalan Kabupaten Donggala yang akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat, menyerap tenaga kerja, serta mampu memberi sumbangan dan meningkatkan investasi bagi daerah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar